Gibran Rakabuming tekuni bisnis game, bawa permainan asli Indonesia laris di Jerman

Board game karya perusahaan Gibran Rakabuming. ©2017 Instagram/hompimpagames
Merdeka.com - Gibran Rakabuming, putera presiden RI, Joko Widodo tengah menekuni bisnis baru. Setelah kuliner, kali ini board game alias permainan papan.
Bisnis ini bersama sang adik, Kaesang Pangarep dan Erwin Skripsiadi di bawah payung perusahaan Hompimpa! Games yang berbasis di Solo. Mereka sengaja menciptakan aneka permainan yang mengangkat budaya asli Indonesia serta isu-isu sosial yang kerap dihadapi penduduk tanah air.
Misalnya saja The Art of Batik yang mengajak pemain belajar proses pembuatan kainbatik, Acaraki The Java Herbalist yang mengajarkan teknik pembuatan jamu dengan latar zaman Majapahit, Orang Rimba The Forest Keeper yang memperkenalkan budaya Suku Anak Dalam sekaligus cara melindungi hutan dari illegal logging, atau Senggal Senggol Gang Damai yang bertema toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat.
Board game karya perusahaan Gibran Rakabuming 2017 Instagram/hompimpagames
Board game karya perusahaan Gibran Rakabuming 2017 Instagram/hompimpagames
Board game karya perusahaan Gibran Rakabuming 2017 Instagram/hompimpagames
Pada akhir bulan Oktober lalu, mereka membawa permainan-permainan tersebut ke Essen SPIEL 2017, konvensi board game internasional di Jerman. Pameran bareng Manikmaya Games, permainan yang mereka bawa ternyata laris manis diborong para penggemar board game.
Kertika ditanya mengapa dirinya memilih bisnis board game, Gibran menganggap kalau permainan seperti ini bisa menjadi metode pembelajaran efektif dan menyenangkan. Ketika dikritik oleh salah satu pengguna jejaring sosial mengenai idenya membuat permainan yang dinilai tak bermanfaat, Gibran membandingkan dengan KPK yang memberikan pendidikan mengenai bahaya korupsi lewat permainan interaktif.
Board game karya perusahaan Gibran Rakabuming 2017 Instagram/hompimpagames
Dilansir BoardGame.id, dia juga menganggap board game bisa meningkatkan jumlah waktu yang berkualitas bersama keluarga. Pasalnya permainan seperti ini bisa membuat seluruh anggota keluarga duduk bersama dan berinteraksi secara langsung.
"Board game juga bisa bikin kita dekat dengan keluarga, makanya saya jadi tertarik," ujarnya pada acara Unboxing 1.0 yang digelar di Binus International FX Senayan.
Selanjutnya Gibran berharap agar industri board game Indonesia semakin berkembang dan berhasil menarik minat masyarakat. "Mengenalkan board game ke orang awam itu cukup menantang, sih, jadi lebih baik dimulai dari orang terdekat yaitu keluarga. Semoga makin banyak game-game sederhana yang bisa menarik minat orang banyak," tuturnya.
Nah, penasaran seperti apa serunya game board ala Indonesia bikinan Hompimpa! Games? Coba cek produk mereka yang dijual di berbagai situs jual beli. Harga yang ditawarkan adalah Rp 90.000 sampai Rp 275.000.

Komentar